[Garis Horizon] tentu ada perbedaan antara 'berpikir benar' dan 'berpikir yang menurut kita benar', perbedaannya sudah san...

Yuk berpikir benar!

/
17 Comments
[Garis Horizon] tentu ada perbedaan antara 'berpikir benar' dan 'berpikir yang menurut kita benar', perbedaannya sudah sangat jelas, karena 'berpikir yang menurut kita benar' bisa saja salah dan jauh melenceng dari kebenaran yang sesungguhnya.

saya sangat tertarik dengan percakapan yang ada di film kartun Samurai X, tau kan? tau donk yah! hehe.. (maksa bener) disana ada percakapan setelah Kenshin Himura mengalahkan Sishio (tokoh antagonis musuh Kenshin), Yahiko dan Kaoru mengucapkan selamat kepada Kenshin yang telah berhasil mengalahkan Sishio tersebut, dan dengan senyumnya Kenshin menjawab.

"Kalau kita menganggap diri kita benar hanya karena telah mengalahkannya, kita sama saja dengan Sishio. Dia juga berusaha menunjukkan pada dunia kalau dialah yang benar dengan mengalahkan musuh-musuhnya, aku tidak tahu apakah kita benar atau salah dengan mengalahkannya,  yang menentukan kita salah atau tidak adalah generasi-generasi yang selanjutnya."

Sahabat ngerti gak dengan maksud si Kenshin? *sok akrab ^^

Kesimpulannya, kita mungkin sering berpikir kalau kitalah yang benar, kitalah tokoh protagonisnya, kitalah yang menjadi pahlawannya, tapi coba kita lihat dari sudut pandang orang lain.

Jangan-jangan kitalah yang salah?
Jangan-jangan kitalah tokoh antagonisnya?
Jangan-jangan kitalah yang jadi musuhnya?

nah, mari buang keegoisan kita, jernihkan hati dan mulai merenung,,,
jawabannya ada di diri kita!
jawabannya ada di hati kita!
segera temukan! dan mainkan peranmu!...


You may also like

17 komentar:

  1. amankan pertamaxx
    hehee

    betul sekali^^

    jangan pernah merasa diri paling benar
    namanya juga manusia
    kadang yang kita anggap benar sebenarnya malah menyakiti orang lain
    ^^
    met pagi

    BalasHapus
  2. haha,, selamat udah pertamaxx,, ^^

    yoyoi!.....
    met pagi juga... ^^

    BalasHapus
  3. Balas dendam engga akan ada manfaatnyaa, saat kita membunuh karakter orang lain karena orang lain itu tleh membunuh karakter kita, sama saja diri kita dengan orang itu.. hhehheehee... *blibet banget ini komentar* hehhee

    BalasHapus
  4. semakin bijak aja sahabat bisa memetik hikmah dari samurai X, sixio itu yang kayak mummy ya , aku lebih suka karakter yang anak sekolahan itu yang nggak punya ekspressi saat bertarung siapa ya namanya lupa deh

    BalasHapus
  5. kunjungan balik, masnya masi suka samurai-X yah? pelajaran yang bagus :)

    BalasHapus
  6. wah kenshin pun ternyata bisa bersabda ya.. ;-)
    mantab juga neh... thanks...

    BalasHapus
  7. yups mas, itulah perlunya instropeksi.. he

    BalasHapus
  8. harus selalu melihat kediri sendiri dulu yah ^^

    BalasHapus
  9. siap, pak bos (^^,)>
    ayo kita lihat dari dua sisi yaa...
    cover both side :)
    jadi bisa tahu mana yang lebih baik mana yang agak kurang baik..

    met malem yaa...
    baru sempet ngeblog lagi nih, heheu

    BalasHapus
  10. betul. sisipan kata 'menurut kita' di depan 'benar' emang membuat kedua konteks benar itu berubah jauh. semoga kebenaran selalu mengiringi pikiran kita.:)

    BalasHapus
  11. kata-kata dalam cerita khesin emang ada gunanya juga.
    Hal kecil berbuah pada sebuah ikhtibar yang bisa diambil :)

    BalasHapus
  12. Salam kenal mas arif

    blognya all about garis ya...kreatif

    postingan yg menarik
    terkadang ketika ego merajai, banyak yang mencari pembenaran untuk membenarkan apa yang dilakukan
    tanpa berpikir dengan jernih tentang sikap dan prilaku kita

    BalasHapus
  13. wkwkwk
    dah lama gak nonton samurai X xD....

    harus di pikirkan dua kali nih

    BalasHapus
  14. bagaimana kabarnya sahabat, blogwalking siang

    BalasHapus