[GarisHorizon] baru kemarin saya memperbarui link " Tentang Arif ", disitu saya menulis ulang perjalanan hidup saya secara sing...

[GarisHorizon] baru kemarin saya memperbarui link "Tentang Arif", disitu saya menulis ulang perjalanan hidup saya secara singkat. setelah dipikir-pikir dan baru saya sadari, sudah hampir 18 tahun saya hidup didunia penuh polusi ini. tentu saja ini bukanlah waktu yang singkat. akan tetapi, saat ini saya sedang berada dikantor dan sedang menjalani tangga karir saya sebagai seorang IT Programmer.

saya belum kuliah, saya hanya seorang lulusan SMK jurusan komputer tahun ini. saya hanya sedikit beruntung dan langsung diterima menjadi seorang karyawan sebuah perusahaan yang berdomisili di Ibukota negara ini. hingga akhirnya, saya memulai torehan cerita baru sebagai seorang anak perantauan yang mengais rejeki dikota megapolitan.

baru sekitar tiga bulan saya menjadi perantauan dan hidup dengan uang sendiri. untuk seorang anak kemarin sore yang baru lulus sekolah lanjutan tingkat atas. tentu saja saya merasa bangga. rasa bangga dimana saya sudah *sepertinya* tidak lagi menjadi beban kedua orang tua saya yang sekarang berada di Subang. 

yah, sepertinya inilah hidup. saat ini saya hanya sedang menoreh kisah diatas pelepah kehidupan. dimana pastinya, jika saya masih diberi umur untuk hari-hari kedepannya, saya mungkin bisa mencapai tangga tertinggi. dimana saya nanti bisa dengan ringan mengatakan kepada mereka yang sempat mengenal saya. "inilah Arif Chasan yang kamu kenal dulu". *smile*

[GarisHorizon] sudah tiga bulan ini saya merantau keibukota mewah nan megah ini. untuk meraup tetesan rejeki dengan keringat kering dan p...

[GarisHorizon] sudah tiga bulan ini saya merantau keibukota mewah nan megah ini. untuk meraup tetesan rejeki dengan keringat kering dan peluh yang seolah-olah menari diatas tubuh *kalimat lebay ini bukan kesalahan monitor anda*.

satu hal yang membuat saya bersyukur ketika hidup dikota megapolitan ini adalah transportasi umumnya. dengan dua ribu perak, kita bisa berkeliling jakarta dengan lancar. bahkan dalam keadaan macet parahpun, kendaraan ini tetap bisa melaju menerobos keramaian jalanan. saya benar-benar acungkan jempol untuk supirnya, dengan membawa kendaraan sebesar itu, ia bisa meliuk-liukkan badannya dengan lihai sehingga masih bisa tetap bergerak meski jalanan saat itu sangat tak bersahabat.

ada fakta-fakta menarik yang saya temukan ketika sedang menggunakan jasa metro mini ini. dan tanpa perlu ba-bi-bu lagi, langsung aja kita bahas ya *kalimat ampuh buat yang malas ngerangkai kata*

1. Supir Metro Mini adalah seorang professional
gimana nggak professional, dalam keadaan macetpun mobil sebesar itu bisa tetep lincah dengan meliuk-liukkan badannya yang seolah-olah seukuran sepeda motor. apalagi ketika ada 2 Metro Mini dengan jurusan yang sama saling berdekatan. yasudah, tanpa komando-pun mereka akan saling mendahului seolah-olah jalanan jakarta adalah trek balap tidak resmi yang khusus dibuatkan untuk mereka. 

2. Dibutuhkan nyawa dan keberanian lebih untuk menaikinya
harga murah emang gak bisa bohong, seringkali saya ketika turun dari kendaraan nan antik ini harus menimba keberanian dan nyawa cadangan terlebih dulu. pasalnya, belum juga kaki mendarat dijalanan, sang supir dengan entengnya menginjak gas dan melaju cepat. yang tentu saja membuat tubuh oleng dan hampir terjatuh. belum cukup sampai situ, saya harus cepat menyadari bahwa saya dituurunkan ditengah jalan yang ramai oleh kendaraan lain. dan harus mengorbankan nyawa lagi ketika ingin mencapai pinggir jalan.

3. Tempat beramal
tidak dapat dipungkiri lagi, banyak ladang amal disini. mulai dari pengamen, pengemis, dan preman-preman yang hanya bermodal kata-kata "mutiara" dan meminta bayaran atas itu. sepertinya Mario Teguh junior banyak bertebaran diatas kendaraan besi ini.

4. PDKT.
percaya atau tidak, jika kamu laki-laki dan ingin seorang perempuan duduk disamping kamu, duduklah di barisan kedua belakang supir. karena saya sudah mencoba belasan kali dan 80% kemungkinan perempuan yang naik Metro Mini tersebut, ia akan duduk disebelah kamu. kenapa? tentu saja ada penjelasannya.
biasanya, Metro Mini jika menaikkan penumpang pasti akan langsung melaju cepat. tidak peduli sipenumpang sudah duduk atau belum. nah, bagi perempuan, itu adalah hal yang menakutkan, jadi ketika ia naik Metro Mini ia akan langsung menuju kursi yang searah dengan pintu agar tidak perlu membelokkan badan dan membuat tubuhnya oleng *terlebih jika ia menggunakan hak tinggi*. dan satu-satunya kursi yang ideal karena mudah digapai sesaat ia naik Metro Mini adalah kursi kedua dibelakang supir. untuk selanjutnya, jika kamu kreatif, setelah perempuan tadi duduk, kamu bisa kenalan dan mengobrol sepanjang perjalanan. asik kan?

kayaknya segitu dulu deh, kalau ada lagi, mungkin bakalan saya update... atau mungkin, ada yang lain? jawab dikomen aja yaaa... have a great day...