Jendela kantor masih basah bekas hujan semalaman yang baru saja berhenti sekitar jam sembilan pagi tadi. sekarang waktu menunjukkan pukul se...

Jendela kantor masih basah bekas hujan semalaman yang baru saja berhenti sekitar jam sembilan pagi tadi. sekarang waktu menunjukkan pukul sepuluh lebih sepuluh ketika saya memulai mengetik ini. pagi yang dingin dengan sepatu basah dan jaket yang lembab. alhamdulillah, saya masih disini.

tahun baru kemana, rif?

sepertinya malam ini saya akan menghabiskan malam seperti malam-malam biasanya. membaca buku yang belum tertamatkan di beranda kosan dengan ditemani seduhan coklat panas. saya sudah tidak minum kopi lagi. bukan karena tidak mau, tapi memang tidak bisa. tubuh saya sudah tidak sanggup jika harus terisi seduhan bubuk hitam nan nikmat itu.

ngomong-ngomong soal buku, saya sekarang lebih suka berbelanja buku secara online. dan biasanya di website semacam gramedia, grazera dan mizan memiliki sebuah menu yang menunjuk buku apa saja yang sedang bestseller dan rekomendasi buku-buku sesuai minat kita. saat ini saya sedang membaca trilogi the lord of the rings dan prekuelnya the hobbit. telat ya? hehe lagian saya sudah nonton semua film the lord of the rings bahkan sampai the hobbit terbaru yang berjudul desolation of smaug. saya cuman penasaran bagaimana penggambaran epic film tersebut dijabarkan dalam sebuah buku. dan sampai saat ini saya tidak menyesal. suka banget!

punya rekomendasi buku bagus yang bisa saya baca selanjutnya? :)


sekarang ini seperangkat gadget dan sambungan internet sudah menjadi kebutuhan utama kebanyakan orang. saya salah satunya. mulai dari hibura...

sekarang ini seperangkat gadget dan sambungan internet sudah menjadi kebutuhan utama kebanyakan orang. saya salah satunya. mulai dari hiburan, pekerjaan bahkan sampai pengelolaan keuangan pun bisa dilakukan sembari duduk di rumah atau kosan.

belanja online juga sudah menjadi tren yang sedang tumbuh sangat pesat dan besar sekarang ini. dulu sekitar dua atau tiga tahun yang lalu mungkin hanya barang-barang tertentu saja yang bisa kita pesan secara online. kebanyakan elektronik. tapi sekarang dengan segala perkembangannya, sepertinya tidak ada yang tidak bisa kita beli dengan sarana internet ini.

tentu saja, untuk bisa menikmati fasilitas serba mudah ini bukan tanpa resiko. banyak penipu-penipu berkeliaran di ranah maya mencari untung dengan merugikan orang lain. ketelitian dan kewaspaan kitalah satu-satunya yang bisa diandalkan agar bisa aman dan tetap nyaman ketika membeli barang atau jasa di dunia online ini.

beberapa tips berikut mungkin bisa sedikit membantu kita memutuskan apakah sebuah website/akun forum jual beli bisa dipercaya atau tidak:

  • template website
    • jika sebuah website terlihat acak-acakan dan tidak professional, patut dicurigai bahwa website tersebut tidak sungguh-sungguh menjual barang/jasa yang kita inginkan. lebih baik mencari website lain yang memang professional baik itu secara tampilan maupun layanan yang diberikan (seperti: customer chat, no telepon yg aktif dll)
  • reputasi
    • satu contoh website yang meskipun masih baru memiliki reputasi bagus adalah zalora. dia dibawah langsung lazada yang memang sudah bertahun-tahun dipercaya oleh netizen indonesia ketika membeli barang-barang elektronik. kalau penjual yang menjual barang/jasanya lewat forum ya tinggal lihat reputasi yang dimiliki akun yang bersangkutan. cendol kalo istilah kaskus.
  • rekomendasi teman
    • kalau teman kita sudah pernah berbelanja di akun/website penjual online, dan teman kita mengatakan pelayanannya bagus ya berarti memang akun/website tersebut bukan penipu :D
  • hubungi langsung
    • kalau masih ragu pada penjual online. hubungi saja langsung melalui no telp/email/chat akunnya secara langsung. kita pasti bisa langsung membedakan mana pelayanan yang professional mana yang tidak dengan berhubungan langsung dengan penjualnya
semoga bermanfaat ya...

"enjoy the moment"


"enjoy the moment"

mana mau aku kembali, jika tak ditemani olehmu seberapa rindunya aku akan puncak mahameru,  tak mungkin aku bisa sepenuhnya menikmati, ji...

mana mau aku kembali, jika tak ditemani olehmu
seberapa rindunya aku akan puncak mahameru, 
tak mungkin aku bisa sepenuhnya menikmati, jika tanpamu kali ini

dinginnya, pasirnya, tanjakannya juga bintang jatuhnya
tak puas aku melukiskan keindahannya hanya lewat mulutku
ingin kugenggam tangan gempalmu saat kita sejajar dengan awan
membuatmu melihat apa yang tak pernah bosan kulihat


roda kehidupan memang selalu berputar ya? dan terkadang, rodanya terlalu besar ditambah pergerakannya yang lambat. tak masalah jika memang k...

roda kehidupan memang selalu berputar ya? dan terkadang, rodanya terlalu besar ditambah pergerakannya yang lambat. tak masalah jika memang kita sedang berada dipuncak. sebaliknya, akan terasa menyiksa jika kita sedang dibawah. tergilas.

nyaris bangkrut.

kesehatan tubuh yang seperti digantung benang.

single :D

saya sudah menghabiskan jutaan rupiah tabungan untuk memulai bisnis. tapi sepertinya Allah masih belum mengizinkan saya untuk sukses dulu. sampai saat ini, bisnis saya terbengkalai seiring dengan ngedropnya kesehatan saya. saya sudah berminggu-minggu terkena vertigo. dari mulai bangun tidur sampai kembali tertidur serasa menyiksa sekali. walaupun masuk kerja, pekerjaan saya kurang maksimal. niatnya pengen punya bisnis selagi masih menjadi karyawan dan mahasiswa, yang ada malah “kacau” semua. subhanallah :) .

dear teman, siapapun yang membaca ini, semoga kita bisa saling mendoakan yah..


akhir-akhir ini banyak sekali musibah terutama di jalanan Jakarta yang melibatkan anak-anak mudanya. mulai dari artis terkenal sampai yang e...

akhir-akhir ini banyak sekali musibah terutama di jalanan Jakarta yang melibatkan anak-anak mudanya. mulai dari artis terkenal sampai yang emang gak kenal sama sekali. persamaannya satu, mereka mengendarai mobil yang bisa dibilang mewah pada waktu dini hari. tentu saja saya mendoakan yang terbaik bagi mereka yang terkena musibah. semoga kejadian yang sama tidak terulang lagi pada siapapun.

tapi seolah tidak mau kehilangan momen, media-media mulai menyorot kehidupan malam dan dini hari pemuda-pemudi berlimpah materi ini. bisa dilihat di sini. berita lainnya bisa dilihat di related postnya. dimana bisa ditarik kesimpulan kalau "kegiatan" malam hingga dini hari itu memang biasa bagi mereka dan sudah berlangsung sejak lama.

di waktu yang sama, sekitar dini hari. seseorang bernama Arif Chasan terkadang sedang ternyenyak, terkadang juga masih duduk di hadapan laptop menghabiskan malam dengan berlembur ria. tidak menyetir mobil seharga 1 M, tidak juga sedang menenggak apa yang mereka sebut "nectar of god". bisa dilihat ada sebuah jembatan besar dan panjang begitu jauh memisahkan apa yang disebut dengan nasib. :D

terlintas rasa iri pasti pernah. bagaimana tidak, hanya dengan sekali lihat saja bisa terpampang begitu besar perbedaannya. mereka yang mungkin tanpa meminta pun bisa mendapatkan kendaraan mewah, console game terbaru, gadget-gadget premium. bahkan mungkin setiap bulan bisa jalan-jalan keluar negeri. lalu ketika suatu hari saya melihat jauh kedalam cermin, apa yang saya lihat hanyalah seseorang yang mau bagaimanapun kerasnya bekerja, tetap aja kalau tanggal tua makannya kalau enggak gorengan ya rendang berwujud mie.

hehehehehehe

"tuhan tidak pernah bermain judi" kata mbak Nesya di buku terbarunya MayaMaia. i can only think nothing but agree with her. setiap lembar daun yang jatuh dihamparan bumi, setiap kokok ayam yang bersahutan dikala fajar, dan nasib serta takdir setiap individu yang bernafas tidak lain tidak bukan adalah lembar-lembar skenario maha besar yang bahkan sudah dituliskanNya jauh sebelum kita lahir.

saya mungkin ingin hidup yang serba nyaman, serba berkecukupan, serba berlimpahan saat ini. tapi Allah tau, bukan itu yang saya butuhkan. :)

yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah berdoa, berusaha, dan berprasangka baik akan skenario terbaik yang telah Ia tetapkan untuk diri kita masing-masing.

selamat menjalani hari...


kenapa saya pengen baca MayaMaia? karena saya adalah pembaca cerita-cerita yang mbak nesya posting di blognya . di mulai dari lonceng angi...

kenapa saya pengen baca MayaMaia?

karena saya adalah pembaca cerita-cerita yang mbak nesya posting di blognya. di mulai dari lonceng angin, saya bahkan pernah menulis tentang lonceng angin di sini. flame to dust, dan lain-lain. sayang, semua yang pernah mbak nesya posting sudah diturunkan. jadi, saya pengen dong memiliki cerita yang ditulis mbak nesya secara permanen. maka dari itu, saya sudah beli online di mizan.com. tapi sampe sekarang belum nyampe juga euy, dan lagian walaupun sudah nyampe, saya pengen yang ada tanda bibirnya. haha :D

nah, mbak nesya, sini-sini, kasih tanda bibirnya,eh novelnya buat arif. :D

ceritanya ikut meramaikan giveaway yang di adain sama mbak nesya. yang mau ikutan juga, bisa di cek di link ini.

cheers!


Flash Fiction oleh Arif Chasan "kamu tau gak, mitos yunani mengatakan kalau dulu itu manusia memiliki empat kaki, empat tangan dan s...


Flash Fiction oleh Arif Chasan

"kamu tau gak, mitos yunani mengatakan kalau dulu itu manusia memiliki empat kaki, empat tangan dan satu kepala dengan dua wajah. tapi zeus takut membayangkan kekuatannya yang akan terlampau besar dan melebihi kekuatan para dewa. jadilah zeus mengutuk manusia dan membaginya menjadi dua bagian. memberi manusia rasa kesepian dan mau tak mau diharuskan untuk mencari setengah bagian dirinya yang dipisahkan."

"apaan sih?"

dia mengalihkan wajahnya padaku dengan meyipitkan matanya -seolah- mengantuk. menatapku tanpa ada sedikitpun rasa ketertarikan pada apa yang sudah aku ceritakan barusan. datar. yang ada di pikirannya sekarang hanyalah buku tebal bersampul biru muda yang sedang di pegangnya.

"baca apaan sih?" aku masih belum menyerah untuk menarik perhatiannya.

"buku yang judulnya `bukan urusan kamu`"

"yee... judes amat sih buu"

dia kembali diam.

"udah makan? dari tadi aku lihat kamu baca buku terus. gak lapar apa? makan aja yuk! rumah makan di seberang jalan katanya punya menu sate yang enak banget. aku pengen nyoba. kamu suka sate? aku traktir deh. tapi kalau enggak suka sate, di pinggirnya ada tukang baso yang kata anak-anak pernah masuk tivi acaranya pak bondan. maknyos katanya. aku jadi pengen ngerasain juga. gimana? kamu suka baso kan? aku pernah liat kamu makan baso tem..." aku baru sadar kalau dia sudah pindah bangku. dan menjauh tentunya.

aku kembali mendekat dan duduk di kursi sebelahnya. "kamu kenapa sih?"

dia tetap diam.

"masuk angin ya?"

masih diam

"jadi beneran lapar?"

"BERISIIIK!!"

suasana perpustakaan mendadak hening. orang-orang sekitar menatapnya dengan tatapan heran. sedangkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi. tangannyapun terlalu lemas untuk memegang buku bersampul biru muda itu sehingga ia jatuhkan. sedangkan aku? aku masih berdiri di tempat yang sama tepat di hadapan mereka semua. hanya saja mata mereka terlalu kasar untuk melihat wujud sehalus aku.


Apa yang paling terpikirkan ketika sudah berkarir di usia muda? saya yang sudah bekerja selepas lulus SMK dan sekarang juga sudah hampir t...

Apa yang paling terpikirkan ketika sudah berkarir di usia muda?

saya yang sudah bekerja selepas lulus SMK dan sekarang juga sudah hampir tiga semester melanjutkan sekolah tinggi masih saja kepikiran untuk "kapan ya punya rumah sendiri?"

memang, usia pengalaman saya masih minim dan penghasilanpun jauh dari kata "wah". tapi tak ada yang salah dalam perencanaan. termasuk memiliki rumah.

mungkin nanti, ketika keuangan saya sudah mulai stabil, saya akan membutuhkan link ini http://www.rumah123.com/microsite/info-bunga-kpr. entah kapan, semoga saja memang benar suatu saat nanti saya akan benar-benar membutuhkannya.

dan alasan saya untuk mepublikasikannya di blog adalah agar saya setidaknya pernah menuliskan dan menjadi bukti kalau saya pernah memiliki niat ini. :D

cheers.


Cerpen Arif Chasan Tubuhnya kecil, matanya bulat dan rambutnya agak sedikit gondrong untuk ukuran seorang anak laki-laki. namanya Asep, u...

Cerpen Arif Chasan

Tubuhnya kecil, matanya bulat dan rambutnya agak sedikit gondrong untuk ukuran seorang anak laki-laki. namanya Asep, umurnya sekitar 7 tahun tinggal di pemukiman pinggir Jakarta yang terkenal kumuh dan sumpek. tapi Asep, penampilannya tidak kucel. pakaiannya bersih dan tidak kusut. dan rambutnya juga senantiasa tersisir rapih.

Aku suka berkunjung ke tempat ini di sela-sela kesibukanku sebagai mahasiswi. yah, sekedar bermain dengan Asep dan teman-temannya. kadang aku membawa buku bacaan, makan siang dan hadiah kecil yang dibungkus kertas kado warna-warni. seringnya aku berbagi cerita dan mendongeng dengan mereka. kadang juga mengajari mereka membaca dan berhitung. hal yang tak pernah mereka dapatkan secara formal. ya, Asep dan kawan-kawannya hanyalah contoh kecil dari anak-anak yang tidak mendapat angin pendidikan. kasian memang. sebuah catatan merah yang sangat jelas di gemerlapnya ibukota.

"kak Sophi datang! kak Sophi datang!" teriak Asep kepada teman-temannya. mereka berlarian dan berebut tanganku untuk mereka cium. aku selalu merindukan momen ini setiap kali datang kesini. sungguh menghangatkan.

"Sep, ibu ada?" aku bertanya pada Asep ketika ia selesai mencium tanganku.

"gak ada kak, masih nyapu di kantor kementerian, paling nanti sore pulangnya" jawab Asep yang tahu betul kebiasaan ibunya. 

jam masih menunjukkan pukul satu dan cuaca jakarta sedang terik-teriknya. aku mengajak Asep dan teman-temannya ke bawah pohon di pinggir lapangan tempat kami biasa menghabiskan waktu. seperti biasa, aku mendongeng di depan anak-anak polos ini. cerita tentang nabi-nabi masa lalu yang begitu istimewa adalah cerita yang sangat mereka sukai. mereka menyimak setiap bait kata yang keluar dari mulutku. hingga waktu tak terasa telah berputar sangat cepat. aku melihat dari kejauhan ibunya Asep sudah pulang ke rumah. memarkirkan gerobaknya di samping rumah. aku meraih tasku dan mengambil beberapa buku gambar dan sekotak krayon.

"ini ada buku gambar sama krayon, kalian dapet satu-satu buku gambarnya, tapi krayonnya gantian yah. kakak mau ke Ibunya Asep dulu" kataku sambil membagikan buku gambar ke anak-anak penuh cinta ini sebelum beranjak menuju ibunya Asep.

"Assalamu'alakum bu, apa kabar?" aku menjulurkan tangan untuk mencium tangannya.

"Waalaikum salam dek Sophi. eh, jangan cium tangan ibu. tangan ibu kotor abis kerja. kan dek Sophi tau ibu kerjanya kena sampah terus" si Ibu terlihat agak kikuk.

"gak apa-apa bu, tangan Sophi juga agak kotor kena krayon" aku bersikeras. si Ibu pun menyerah dengan sikapku. ia menjulurkan tangannya. aku menciumnya. dalam genggamanku, ada tangan yang terasa kasar untuk ukuran seorang wanita. menggambarkan seorang ibu yang pekerja keras, yang sangat aku kagumi.

"ayo masuk dek Sophi" Ibunya Asep membukakan pintu rumahnya. rumah yang sangat sederhana dan bisa dibilang sempit. tapi tidak sumpek. meja, kursi, dan radio tua di pojok ruangan yang sepertinya barang paling mewah di rumah ini, semuanya tertata rapih. menjadikan rumah ini terasa begitu istimewa di tengah-tengah kekurangannya. tak mengherankan kalau Asep tumbuh menjadi anak yang baik.

setelah aku duduk, si ibu menjamuku dengan segelas teh manis hangat. aku meneguknya.

"dek Sophi gimana kuliahnya?"

"alhamdulillah bu, sebentar lagi mau nyusun skripsi, doain Sophi ya bu"

"amin, mudah-mudahan selalu diberi kelancaran oleh yang maha kuasa"

"jadi begini bu.." aku meletakkan gelas teh manisku di meja. "Sophi punya rencana mau ngajak Asep dan temen-temennya jalan-jalan rekreasi ke dufan seharian. Sophi udah punya rencana ini dari dulu, mengingat mereka belum pernah jalan-jalan ke tempat rekreasi. anak-anak pasti seneng. dan ini bisa jadi kejutan yang gak akan pernah mereka lupain. apa ibu mengijinkan kalau Sophi ajak mereka bu?"

"ibu seneng-seneng aja kalau lihat Asep dan temen-temennya bisa main sama dek Sophi. mereka juga pasti seneng. tapi apa ini gak bakalan ngerepotin dek Sophi? dek Sophi udah cukup repot hampir setiap hari main dan ngajarin anak-anak disini. ibu jadi ngerasa enggak enak"

"gak apa-apa bu, Sophi seneng kalau anak-anak seneng. dan Sophi juga gak ngerasa repot sama sekali, Sophi terhibur kalau lagi sama anak-anak"

"terimakasih banyak dek Sophi, adek sudah baik sama ibu dan anak-anak disini. semoga semua kebaikan dek Sophi dibalas oleh yang maha kuasa berkali-kali lipat" si Ibu menyalamiku. aku tersenyum bahagia.

obrolan seperti ini juga aku ulangi ke orang tua Rian, Memey, Doni, Fajar, Sopyan dan Zahra. teman-teman Asep. aku bersyukur semua orang tua mengijinkan. jadi tak ada halangan untuk mengajak anak-anak untuk pergi ke dufan besok. begitu juga ketika aku mengabari anak-anak, mereka sangat bahagia dan berebutan memelukku. bahkan Fajar, anak paling gendut di kelompok ini, berteriak senang dan loncat-loncat bahagia. lucu sekali melihat tingkahnya.

***

hari yang ditunggu-tunggupun sudah tiba. anak-anak sudah berdandan rapi dan dan siap untuk berangkat. kami sepakat menggunakan busway untuk mencapai dufan, sepanjang perjalanan semuanya menunjukkan ekspresi gembira. senang sekali melihat mereka seperti ini.

kami sudah sampai halte busway ancol. bersama-sama masuk ancol, lalu antri di pintu masuk dufan. begitu melewati pintu masuk, semuanya langsung berhamburan berdebat dan bertengkar memutuskan wahana apa dulu yang akan mereka naiki. Asep yang pemberani ingin langsung naik Histeria, tapi Memey dan Zahra ingin sekali masuk ke istana boneka, sisanya ingin naik kicir-kicir dan halilintar. semuanya aku tengahi dan membujuk mereka agar bersabar dan naik semua wahana satu persatu. pada akhirnya, semuanya bisa naik wahana-wahana yang mereka sukai didampingi olehku. wajah puas tertampak di masing-masing wajah anak-anak istimewa ini. dan aku sendiri pun tak pernah merasa sebahagia ini. hari ini benar-benar tak mungkin aku lupakan.

***

Asep dan yang lainnya berhamburan menuju orang tua masing-masing.

"tadi aku naik kicir-kicir gedeee banget!"

"ada istana boneka bagus banget loh ma"

"mah, aku tadi naik halilintar! keren banget mah!"

seperti itulah aduan anak-anak ini ke orang tua mereka. aku senang mereka bisa sesenang itu. sebelum pulang, aku mampir dulu ke rumah kecil keluarga Asep sekedar untuk pamitan. setelah Asep masuk ke dalam kamarnya, tiba-tiba saja ibunya Asep memelukku erat.

"dek Sophi, terima kasih... terima kasih banyak."

ada air mata yang mengalir, aku sendiripun tak kuasa membendung air mata sendiri juga tak sanggup untuk berkata sepatah pun tak menyangka hal ini bisa terasa begitu berarti bagi keluarga kecil ini. dalam pelukan itu, ternyata kita tak menyadari ada sepasang mata bulat kecil mengintip di balik pintu kamar. melihat pemandangan yang mungkin masih belum bisa ia pahami. 

Kita seringkali memimpikan apa yang tak terjangkau. karena memang itulah kemampuan dasar dari otak. dalam kepala kita, dunia terlihat lebih ...

Kita seringkali memimpikan apa yang tak terjangkau. karena memang itulah kemampuan dasar dari otak. dalam kepala kita, dunia terlihat lebih berwarna dan mengasikkan. penuh pencapaian dan kebahagiaan dalam definisi kita sendiri. jauh berbeda dengan apa yang kita lihat dan rasakan sehari-hari. atau dengan kata lain realitas.

Seandainya bisa, bukankah menyenangkan kalau dunia kita adalah puisi yang kita buat sendiri. begitu bebas dan tak ada batasan kata. tak ada tabu dan tak ada haram. sebuah imaji liar tanpa pagar pembatas. bukankah tak mungkin kita terkucilkan dari puisi kita sendiri.

Suka atau tidak, di dalam kepala sendiripun seringkali kita membangun pagar-pagar pembatas. mempersempit dan mengungkung diri. jauh dari kata bebas. dimana (seharusnya) justru itulah satu-satunya tempat dimana kita bisa membentuk dunia kita sendiri. tanpa ada yang mampu menginterupsinya.

paragraf-paragraf racauan ini sepertinya tidak berarti apa-apa. hanya gumaman spontan dari seorang yang sedang tiduran mengistirahatkan diri karena merasa lelah menjalani realitas. betapa hidup begitu melelahkan. bahkan ketika kita sedang berimajinasi.



Dermaga Hari Ini Cerpen Arif Chasan langkah terhenti disebuah dermaga senja ini. entah bagaimana aku sampai di tempat ini. pantai dengan...

Dermaga Hari Ini

Cerpen Arif Chasan

langkah terhenti disebuah dermaga senja ini. entah bagaimana aku sampai di tempat ini. pantai dengan pasir putih membentang membelah daratan dan laut yang menjingga. suasana sepi cenderung sendu menyelimuti angin sore pesisir ini. indah. seharusnya itu komentarku. tapi pikiranku sedang tidak berada ditempat ini. berjalan mengawang tanpa arah selama tiga jam terakhir berhasil membuatku lelah dan mendudukkan diri di tepi dermaga antah berantah ini.

banyak orang tidak bisa menghargai apa yang sudah dimilikinya. seperti aku. sampai suatu hari, tepatnya hari ini aku kehilangan dia. dia yang benar-benar membuatku merasa berharga.

sampai kemarin, aku selalu berpikir kalau bekerja keras tak kenal waktu adalah hal yang bagus dan membanggakan. kamu tahu kan? bekerja memenuhi tanggung jawab sebagai karyawan dan suami. lembur setiap hari, dipercaya oleh bos dan teman sejawat, selalu jadi pemegang tanggung jawab terbesar dalam suatu proyek. tak ada yang lebih membanggakan dari itu. tapi untuk hari ini, aku menyesal. dan tak pernah semenyesal ini.

ditengah-tengah dera otakku yang mulai tak waras, aku melihat sejoli di dermaga ini. berpegang tangan dan sesekali bertatapan penuh cinta. sungguh aku iri dengan mereka yang bisa menghabiskan senja bersama. berbeda denganku yang baru saja diteriaki dengan kata "cerai" oleh orang yang selama ini aku syukuri telah dapat memilikinya.

aku kembali melirik mereka yang tengah dipeluk asmara. di wajah si lelaki tampak rona bahagia. bahagia karena sudah memiliki si wanita yang kini sedang ada dipelukannya. sedangkan si wanita dengan rambutnya yang tergerai tak henti-hentinya menyunggingkan senyum di bibirnya yang tipis. melihat mereka, aku tersenyum dan berdo'a semoga nasib baik yang akan menyapa mereka diwaktu kemudian. tidak sepertiku yang sudah menelantarkan keluargaku satu-satunya hanya untuk mengejar kebanggaan diri. walaupun pada akhirnya, sepertinya akulah yang menelantarkan diriku sendiri.

bayanganku pada hidup yang sudah berakhir membuatku tak sadar kalau pasangan berbahagia itu sudah tak ada dalam jarak pandangku. aku melihat sekeliling dan hanya melihat tiga orang pemancing tua duduk di tepi dermaga ujung sana. aku bangkit dan menghampiri salah satu pemancing dengan kaos biru dan topi anyam. dia adalah pemancing yang jaraknya paling dekat denganku.

"permisi pak, mau numpang tanya" aku berjongkok disampingnya.

"ada apa dek?"

"bapak tau siapa nama pasangan yang barusan main-main disini?" aku merasa perlu untuk mengetahui nama mereka semenjak mereka sudah meneduhkan hari dimana seharusnya aku benar-benar hancur.

"maksud adek?"

"ituloh pak, perempuan sama laki-laki yang barusan ngabisin waktu disini"

dengan wajah bingung si bapak pemancing melihat sekeliling dan kembali melihat wajahku
"yang bapak liat, dari semenjak adek datang kesini, gak ada siapa-siapa lagi yang datang. disini dari tadi yang ada ya cuman adek, bapak sama dua orang pemancing di seberang sana."

aku tertegun.bingung dan tak mengerti. semuanya tampak berbayang. pada akhirnya, aku tak pernah bisa mengerti arti dari semua kejadian yang terjadi di hari ini.


sebenernya iseng aja sih, bikinnya cuman sehari semalam. awalnya lagi nyoba-nyoba develop aplikasi android berbasis webworks html5. eh, kok ...

sebenernya iseng aja sih, bikinnya cuman sehari semalam. awalnya lagi nyoba-nyoba develop aplikasi android berbasis webworks html5. eh, kok malah jadi beneran. :))

nah, buat yang kebetulan nyari-nyari kamus bahasa inggris - indonesia; indonesia - inggris berbasis Android OS, boleh kok download di http://goo.gl/M1pwx. Arif [mengusahakan] bikinnya sesimple mungkin dan tentu aja adless alias bebas dari iklan. lagian gak ngarepin keuntungan materil kok.

tapi yang Arif harepin, buat siapa aja yang pake aplikasi ini, boleh lah kirim Arif feedbacknya. entah itu komentar, saran, kritik, atau malah nemu bug. kirim aja ke email arif@chasan.web.id atau di kotak komentar disini.

sebagai informasi tambahan, arif bikinnya pake jQuery, jQueryMobile dan opensource database gKamus [gkamus.sourceforge.net].

Screenshot aplikasi
download link : http://goo.gl/M1pwx


Robbie Williams - Feel Come and hold my hand I wanna contact the living Not sure I understand This role I've been given I sit...

Robbie Williams - Feel

Come and hold my hand
I wanna contact the living
Not sure I understand
This role I've been given
I sit and talk to God
And he just laughs at my plans
My head speaks a language
I don't understand

I just wanna feel
Real love feel the home that I live in
Cos I got too much life
Running through my veins
Going to waste
I don't wanna die
But I ain't keen on living either
Before I fall in love
I'm preparing to leave her

Scare myself to death
That's why I keep on running
Before I've arrived
I can see myself coming
I just wanna feel
Real love feel the home that I live in
Cos I got too much life
Running through my veins
Going to waste
And I need to feel
Real love and the love ever after
I can not get enough

I just wanna feel
Real love feel the home that I live in
I got too much love
Running through my veins
To go to waste

I just wanna feel
Real love and the love ever after
There's a hole in my soul
You can see it in my face
It's a real big place

Come and hold my hand
I wanna contact the living
Not sure I understand
This role I've been given
Not sure I understand
Not sure I understand
Not sure I understand
Not sure I understand


sedang sangat butuh keheningan

sedang sangat butuh keheningan

ini adalah film dengan ekspektasi yang sangat tinggi dari pada penggemarnya. banyak orang yang sudah menunggunya, khususnya bagi yang sudah ...

ini adalah film dengan ekspektasi yang sangat tinggi dari pada penggemarnya. banyak orang yang sudah menunggunya, khususnya bagi yang sudah menonton The Avengers. tak perlu di sangkal lagi, Iron Man adalah karater yang paling keren, menonjol dan yang paling bikin gregetan -setidaknya menurut saya :D-. Robert Downey Jr sangat berhasil memerankannya.

Iron Man 3 mengambil event setelah kejadian di The Avengers. banyak joke yang mereferensi ke The Avengers. jadi, jika sebelumnya belum menonton The Avengers. banyak bagian yang sepertinya tidak akan mudah untuk dimengerti.

Diceritakan, armor utama Tony Stark adalah Mark 42. masih sebuah prototype yang kadang malah menyusahkan dan mempermalukan Tony disaat-saat genting.

Disisi lain, Kolonel Rodes -sahabat Tony- menggunakan Armor Iron Patriot atau bisa disebut juga sebagai War Machine (referensi-Iron Man 2) yang dicat ulang dengan warna Biru-Merah-Putih.

Rodes mempunyai misi untuk mengejar The Mandarin, Teroris yang sedang diburu oleh dunia dan sekarang mengancam langsung Presiden Amerika Serikat dan Amerika itu sendiri.

diwaktu yang sama, Tony Stark juga akhirnya terlibat dengan The Mandarin. setelah Happy -pengawal pribadi Tony- menemukan kebenaran tentang pengeboman yang dilakukan oleh The Mandarin dan berakhir di rumah sakit. dan berujung juga dengan dibom bardirnya kediaman pribadi Tony Stark oleh The Mandarin.

disaat-saat kritis, Tony dibantu oleh seorang anak kecil yatim yang tak kalah urakannya dengan Tony. banyak kejadian lucu antara Tony dan bocah ini. dan tentu saja, Tony banyak dibantu olehnya.

ini adalah cerita tentang jatuhnya Tony Stark, kisah lama yang terungkit kembali, dan upaya balas dendam oleh orang-orang terdahulu terhadap Tony Stark.

jadi sebenarnya siapa itu The Mandarin? apa dia benar-benar teroris yang ditakuti? ada rahasia apa dibaliknya? disaat yang sama, ia dituntut untuk menyelamatkan Presiden Amerika, Penduduk Amerika dan juga kekasihnya-Pepper. dengan atau tanpa armornya.

//updated

secara keseluruhan, humornya pas dan gak lebay. bisa dibilang lucu banget. itu terbukti dengan cukup seringnya momen tertawa, bahkan ada yang terbahak-bahak.

dan dari segi cerita juga cukup dalam. kamu akan menemukan twist-twist yang bisa bikin kamu tarik nafas. heran dan takjub jadi satu. -ada alasan kenapa armornya diberi nama Mark 42 :D-

kalau ada kurangnya, mungkin hanya di awal-awal saja. plotnya terasa lambat dan membosankan dengan adegan one man show Tony Stark ngomong sendiri. dan itu cukup lama.

tapi tetep aja, ini film keren yang wajib nonton buat penggemar film Sci Fi dan superhero... :)

Rating 9/10

#####################

baru pertama kali bikin review film, maaf kalau masih berantakan.. dan terimakasih juga Telkom Speedy buat undangan special screening film Iron Man 3 ini... :D


minggu dini hari (7 April 2013), tepatnya pukul dua pagi kami sudah siap di jalan kecil depan homestay untuk mengawali trip kami ke gunung b...

minggu dini hari (7 April 2013), tepatnya pukul dua pagi kami sudah siap di jalan kecil depan homestay untuk mengawali trip kami ke gunung bromo.

narsis dulu
kami serombongan naik mobil jeep dengan jarak tempuh sekitar 2 jam. fyi, pernah masukin tangan ke air es yang baru diambil dari kulkas? ya. seperti itulah rasanya berkendara dengan jeep terbuka kecepatan tinggi di kaki gunung pada jam 2 dini hari. dingin. men!

tetep cool walaupun kedinginan
sepanjang jalan hanya diterangi oleh lampu depan dari jeep. tapi kalau mau merhatiin sedikit aja, ternyata di kiri dan kanan kami adalah jurang yang hanya tuhan yang tahu tingginya berapa.

sisi gelap didepan itu jurang loh... 
sekitar jam setengah 5 pagi kami sampai di checkpoint. yang katanya sih, kalau cuacanya bagus kami bakalan melihat sunrise indah dengan pemandangan gunung bromo. tapi sayang, sepertinya tuhan merencanakan agar saya kembali lagi kesini dilain waktu untuk melihat sunrise-nya. karena ternyata, kabut turun sangat lebat dan menghalangi pandangan kami untuk melihatnya.



berkabut :D
waktu sudah agak siang. akhirnya bisa juga melihat pemandangan disekeliling. banyak yang menyewakan kudanya untuk menaiki dan menuruni checkpoint ini. soalnya jarak antara tempat diparkirnya jeep dan checkpoint lumayan jauh. tapi saya memilih jalan kaki saja. :D

jadi pengen miara kuda. bbm sekarang mahal euy :D
naik jeep lagii... dan karena hujan yang cukup deras. gak ada yang berani ngeluarin kamera atau hapenya untuk menangkap momen perjalanan ke bromonya... :D


akhirnya sampai kaki gunung bromo. perjalanan masih panjang. dan tentu saja, perjalanan yang dimaksud adalah perjalanan nanjak buat sampai ke puncaknya.

masih gerimis dan berkabut
tanahnya berupa pasir gembur. ada yang gambar-gambar wajah 3 dimensi di dinding pasirnya. lucu dan kreatif.


cukup jauh berjalan kaki hingga akhirnya masih ada kurang lebih 300an anak tangga lagi untuk dinaiki. agar perjalanan kami benar-benar komplit. 


foto puncak dan pemandangan dari puncaknya gak arif upload ah. bukan kenapa-kenapa, tapi biar jadi motivasi aja buat kamu yang belum pernah ke puncak bromo, semoga suatu saat nanti mendapat kesempatan untuk kesini ya.. :))

nah, untuk turun dari puncak, guide kami punya ide yang cukup menantang. yaitu bukannya turun menuruni anak tangga yang sama pada waktu kami naik, melainkan turun langsung lewat dinding pasir gunung bromo. which is so damn scary, saya jadi ingat lagi kalau saya takut ketinggian. :|

eh, tapi keren loh.. asik sih lebih tepatnya :D


kayak biasa aja ya? coba bandingkan dengan foto di bawah ini. 

garis kuning di sebelah kanan adalah tangga untuk kami naik, garis coklat kehitaman di kiri adalah bekas/jejak kami sewaktu menuruni gunung :|
akhirnya pulang deh... naik jeep lagi.. naik kereta lagi... menuju ke barat dari timur dengan tubuh yang masih pegal dan capek. tapi hey, awal bulan ini benar-benar menyenangkan.. terimakasih Allah, saya masih bisa menikmati hidup... semoga saya masih bisa menikmati kenikmatan-kenikmatan seperti ini diwaktu-waktu selanjutnya.. :)

amin.. 

Akhirnya liburan juga... yah.. walaupun cuman dua hari, tapi setidaknya cukup jadi amunisi buat menyegarkan kembali pikiran yang penat selam...

Akhirnya liburan juga... yah.. walaupun cuman dua hari, tapi setidaknya cukup jadi amunisi buat menyegarkan kembali pikiran yang penat selama di Jakarta... :D

Jadi ceritanya, saya dan teman-teman sekantor dapet liburan buat ke Malang. seneng dong, apalagi akomodasi, biaya perjalanan dan makannya semuanya ditanggung kantor alias gratis. hehehehe hehehehe

Perjalanan dimulai hari jum'at sekitar pukul 2 siang dari stasiun senen. naik kereta ekonomi. agak nostalgia juga, soalnya waktu kecil sering naik kereta ekonomi buat liburan ke Kebumen, Jawa Tengah. 

naik kereta api.. tuut..tuut..tuut... 

Sampai di Stasiun Malang sekitar jam 7 pagi di hari sabtu. kurang lebih 16 jam boo.. pegel pantat tapi karena udah excited duluan, jadi gak berasa apa-apa.

foto narsis. lanjut scroll down aja

ini juga narsis. silahkan lanjutkan scroll down nya.. :|

oh ya, kita di temenin sama "Blakrax Crew". guide kita selama di Malang. orangnya asik asik. friendly dan ramah. yah, tipikal orang Jawa sih. hehe...


Sehabis leyeh-leyeh di homestay, kita jalan ke kebun apel. boleh makan sepuasnya. dalam bayangan saya, saya bakalan makan 5 buah atau lebih apel malang ini. eh pas udah nyampe sana, makan dua buah aja udah kenyang banget. dan btw, apelnya enak banget. manis-manis dan gede-gede.

A Herdis [herdissuryatna.wordpress.com] lagi makan apel malang :p
Udah dari kebun apel, kita langsung cus ke Coban Pelangi. air terjun yang katanya bagus banget.


suasana di wisata alam Coban Pelangi ini mirip banget sama Tonggoh, Subang. pemandangannya, suasananya, bahkan tangga dan saungnya mirip banget. apa mungkin semua wisata alam air terjun itu emang sama semua ya, soalnya pasti di gunung kan... :|

pake ponco plastik. soalnya hujan.

adaaa aja yang nyadar kamera ya.. :|

nyampe deh di air terjunnya. dan karena lagi hujan. jadinya fotonya gak banyak-banyak amat. kamera tuh kayak kucing aja deh. takut air. hih. *kriuk*


nah, kalo ada yang belum nyadar sama judulnya, ini postingan baru part 1 yaa.. Part 2-nya kemana lagi kalau bukan ke Gunung Bromo... hihiiiiy! 

Gaun putih panjang dan make up tipis menambah kecantikannya yang bahkan sudah sangat cantik meski tanpa make up sekalipun. lihat saja lampu...

Gaun putih panjang dan make up tipis menambah kecantikannya yang bahkan sudah sangat cantik meski tanpa make up sekalipun. lihat saja lampu temaram diatas kepala kita. ia pasti sedang cemburu dan berpikir betapa beruntungnya aku yang masih bisa memiliki kamu sampai saat ini. ya, aku memang beruntung.

“cantikku, kamu apa kabar? lima hari adalah waktu yang cukup panjang untuk berpisah dan menumbuhkan rindu. jangan pergi lagi ya…” ucapku memohon.

wanita cantik dihadapanku ini tertunduk lesu. diam dan tak bergeming. adalah tugasku untuk membuat percakapan ini terus berlangsung dan berusaha agar ia tak merasa bosan.

“taukah kamu? lima hari terakhir adalah lima hari terberat dalam hidupku. aku tak ingin mengalaminya lagi. aku tak ingin kehilangan kamu lagi! aku merasa bahwa aku sudah gila karena begitu lama terpisah denganmu.”

dia masih diam saja. masih tertunduk lesu.

aku menghampirinya. menggenggam tangannya. tak disangka, dorongan kecil dari tanganku membuatnya jatuh ke lantai. ia tetap terdiam. tangan dinginnya masih kugenggam. aku memeluknya sambil mencoba untuk membangunkannya.

“tunggu aku sayang, aku akan menyusulmu sesegera mungkin...” bisikku didekat telinganya.

waktu serasa terhenti. sama seperti detak jantungnya yang sudah terhenti sejak lima hari lalu.


#########################################

lagi mencoba peruntungan dalam membuat flash fiction. dimana saya selalu gagal dalam membuat cerpen, apalagi novel... :|

kritik dan sarannya yaaa... :D


adalah ruang yang membuat sesak. terpaksa menyesuaikan diri agar setidaknya bisa merasa "agak" nyaman. tapi tentu saja jauh dari ...

adalah ruang yang membuat sesak. terpaksa menyesuaikan diri agar setidaknya bisa merasa "agak" nyaman. tapi tentu saja jauh dari rasa leluasa. 

terbatasnya ruang gerak dan semakin sedikitnya hal-hal yang bisa dikerjakan. pagi, siang dan senja berlalu begitu saja. seolah tak ada arti. hanya sebatas aliran waktu yang numpang lewat. singkatnya, membosankan dan menyedihkan dikali kuadrat. entah apa saya harus menyebutnya.

dan akhir-akhir ini, saya merasa terjebak di ruang sempit ini. hari-hari seperti berlalu begitu saja. bangun pagi, kerja disiang hari, pulang sore, tidur larut, dan kembali bangun dipagi hari dengan rasa lelah. saya sendiri sedih. tapi mau gimana lagi coba.

tulisan kali ini kayaknya cuman keluhan ya.. dan bawa aura negatif kalo dibaca. tapi buat saya yang menulisnya, ini kayak terapi. dan saya baru nyadar kalau blog ada memang untuk ini. 

all i want to say is, ketika saya menulis ini, semoga saja hati, ruang, dan waktu yang saya tempati dan jalani tidak lagi terasa sempit. itu aja sih.. selebihnya, saya pengen punya alasan lagi untuk melakukan apa yang sedang saya lakukan. tidak sebatas kewajiban atau tuntutan. yang sepertinya memang itulah penyebab utama sempitnya "ruangan" saya. huft.

seseorang pernah bilang "orang yang patut dikasihani adalah mereka yang bekerja dan berbuat sesuatu tetapi dimarahi oleh nuraninya sendiri"

semoga saya tidak termasuk orang yang patut dikasihani... 

ruang kecil dan sempit, semoga masih ada mimpi yang tersisa

Seandainya aku memiliki satu permintaan yang pasti akan dikabulkan. aku memilih untuk berpindah ke lapis lain dalam dunia yang paralel ini....

Seandainya aku memiliki satu permintaan yang pasti akan dikabulkan. aku memilih untuk berpindah ke lapis lain dalam dunia yang paralel ini. dunia dimana kita tak pernah bertemu. yang mana aku tak mungkin merasa sekehilangan ini saat kamu benar-benar pergi dan tak mungkin lagi untuk kujangkau.

kemarin ini saya membeli pen tablet Hanvon Painting Master buat nyalurin hobi ngedoodling saya. niat awalnya sih biar corat-coretan saya bis...

kemarin ini saya membeli pen tablet Hanvon Painting Master buat nyalurin hobi ngedoodling saya. niat awalnya sih biar corat-coretan saya bisa jadi paperless. karena emang sayang banget. abis puluhan kertas hvs cuman buat corat-coret doang. dan kebanyakan kebuang.

penampakan pen tabletnya

dan pemikiran saya selanjutnya adalah biar hasil doodlingan saya agak mendingan. karena langsung digambar lewat digital yang tentu saja lebih gampang diralat (dihapus dan digambar ulang) jika terjadi kesalahan pada saat ngedoodling.

tapi ternyata diluar dugaan. menggambar dengan pen tablet sangat jauh berbeda dengan menggambar langsung diatas kertas. kagok banget. mungkin karena belum terbiasa aja kali ya. dan kalau iya, moga aja bisa cepet terbiasa sama ni alat satu.

dan btw, ini gambar pertama saya yang menggunakan pen tablet. masih belum bagus.

ceritanya gambar legolas

Ketidakwarasan Padaku - Sheila On 7 Ketidak Warasan Padaku Membuat bayangmu slalu ada Menentramkan malamku Mendamaikan tidurku K...


Ketidakwarasan Padaku - Sheila On 7

Ketidak Warasan Padaku
Membuat bayangmu slalu ada
Menentramkan malamku
Mendamaikan tidurku
Ketidak Warasan Padaku
Membuat tidurku lebih tenang
Aku takkan sadari
Bahwa kau tak lagi disini

Aku mulai nyaman..
Berbicara pada dinding kamar
Aku takkan tenang.. 
Saat sehatku datang
Ketidak Warasan Padaku
Slimut tebal hati rapuhku
Berkah atau kutukan 
Namamu yang kusebut

Luka hati..
Akan mati..
Jika jiwa terus menari dan bermimpi..
Luka hati..
Akan mati..
Jika jiwa terus menari dan bermimpiiii...
Ketidak Warasan padaku
S'limut tebal hati rapuhku
Aku takkan sadari
Bahwa kau tak lagi disini...
Aku takkan sadari bahwa kau tak lagi disini...

ini adalah postingan yang lumayan panjang. jika ingin baca, lebih baik baca semuanya, baca setengah-setengah hanya akan memberikan persepsi...

ini adalah postingan yang lumayan panjang. jika ingin baca, lebih baik baca semuanya, baca setengah-setengah hanya akan memberikan persepsi yang salah. so, read it or leave it... :)


***

Mengenal seseorang yang bijak adalah anugrah. dan beruntungnya, semasa sekolah SMK dulu saya mengenal satu. saya dan juga beberapa teman sering bermalam di rumahnya untuk belajar. entah itu belajar pelajaran sekolah atau pelajaran kehidupan. semuanya kami pelajari.

dan suatu pagi di sekolah, saya mendapat kesan tidak menyenangkan dari seorang guru. dan selayaknya anak kecil yang tidak mudah terima. saya menumpahkan kekesalan saya di sebuah grup facebook tentang guru tersebut. yang dampaknya, ternyata tidak sekecil yang saya kira.

esoknya, semua siswa dikumpulkan disatu tempat. saya masih santai, pikiran saya, guru-guru hanya akan memberikan sebuah pengumuman tentang kesekolahan. tidak lebih. 

tapi dugaan saya semuanya salah. seorang guru yang namanya saya tulis di grup facebook kemarin maju ke mimbar dan menyebutkan nama saya. menjelaskan betapa tidak baiknya kelakuan saya. dan masih tergambar jelas bagaimana wajah guru tersebut marah semarah-marahnya orang marah. saya gemetar. keringat dingin. dan mau lari dari tempat itu secepatnya. tapi tentu saja tidak bisa.

orang-orang sekarang mungkin menyebutnya sebagai blunder. saya sadar tentang itu. beberapa teman ada yang menyemangati saya. dan tidak sedikit yang menyalahkan saya. sekolah yang luasnya kira-kira sama dengan luas lapangan sepak bola itu tak pernah terasa sesempit ini.

dalam situasi yang jauh dari rasa nyaman ini, satu-satunya yang bisa saya percaya adalah seseorang yang saya maksud di paragraf pertama. malam harinya, saya memutuskan untuk menemui orang itu untuk meminta nasihat.

"kejadian yang kamu alami sekarang itu sama kayak orang yang ngelempar batu ke telaga, Rif... gemericik dan riaknya sangat besar dan bergelombang di awal-awal. tapi seiring berjalannya waktu, gelombang tersebut sedikit demi sedikit akan kembali tenang seolah tidak pernah terjadi apa-apa. tapi ada satu yang mesti kamu ingat, batunya masih tersisa didalam telaga tersebut." 
penjelasannya di malam itu secara tersirat memberikan saya dua pilihan.

pilihan pertama, saya melupakannya. toh memang benar air tersebut akan tenang kembali seiring berjalannya waktu.

pilihan kedua, yang kemudian saya putuskan untuk saya pilih adalah saya menyelam kedalam telaga dan mengambil kembali batu yang saya lempar. air akan kembali bergelombang, riaknya akan lebih besar dibanding sebelumnya. tapi setidaknya, saya membersihkan telaga tersebut dari batu yang saya lempar. saya mempertanggung jawabkan semuanya.


langit sudah menjingga. awan-awan bergeming seperti padang rumput tanpa angin. ketenangan dan hembusan nafas kelegaan menjadi perasa tersend...

langit sudah menjingga. awan-awan bergeming seperti padang rumput tanpa angin. ketenangan dan hembusan nafas kelegaan menjadi perasa tersendiri disore ini. layaknya kopi dipagi hari, pahit namun menyegarkan.

sebenarnya, masa-masa ini tak ada bedanya dengan masa yang sudah terlewat. masa ini bukanlah masa yang akan dirindukan. bahkan mungkin sama sekali takkan mengguratkan secuilpun ingatan. tapi dimasa ini, sekarang ini, aku sedang mengenangmu.

selimut kelabu sudah membentang menutup permukaan tanah basah akibat hujan tadi malam. bau tanahnya masih terasa, sama terasanya seperti kenanganku akanmu. begitu jelas dan begitu sendu.

ah... kenangan.. hal yang membuat sesak dimasa sekarang. juga senyum juga hangat juga air mata. mengalun seperti benang yang tergulung penenun tua yang telaten. begitu pelan dan lagi lagi... sendu

biarlah kenangan menjadi kenangan...


Dentingan nada yang keluar dari detik jam selalu membuatku kagum. irama kehidupan yang pelan dan harmoni akan keluwesannya selalu memesona ...

Dentingan nada yang keluar dari detik jam selalu membuatku kagum. irama kehidupan yang pelan dan harmoni akan keluwesannya selalu memesona sekaligus menjadi tipu daya yang manis.

Putaran kehidupan yang eksak dan terkontrol menjadi ciri khas yang pedas. dengan mudahnya berlalu dan melambai seakan mengejek akan setiap keterbatasan yang tertanam dalam raga fana ini. 

tapi tetap saja. waktu sejatinya adalah anugerah yang patut disyukuri. meski terkadang, waktu begitu licik membuat kebersamaan kita terasa begitu cepat. sedangkan masa terpisah jarak dibuat seakan-akan tak pernah berakhir.

licik yaa..

konon, waktu akan menjawab semuanya. benarkah?

Udah 2013 lagi ya.. artinya udah hampir dua tahun saya jadi perantauan di Ibukota. yang jelas, kalau mau bilang "gak kerasa" ya en...

Udah 2013 lagi ya.. artinya udah hampir dua tahun saya jadi perantauan di Ibukota. yang jelas, kalau mau bilang "gak kerasa" ya enggak juga. kerasa banget malah. tapi bagaimanapun juga, waktu yang lalu mau tidak mau pada akhirnya akan jadi kenangan atau pengalaman. dan semoga saja berharga.

bianglala hidup yang saya naiki mungkin sudah menyelesaikan satu putaran penuh. saya pernah merasakan puncaknya, contoh kasarnya ya saya pernah liburan keluar negeri. seneng ya pasti. pengen lagi ya tentu aja. sayang aja kan passportnya kalo cuman dipakai sekali seumur hidup. cerita puncak lainnya, saya juga sudah pernah menjadi trainer di depan pejabat kementerian. meskipun cuman sekali, itu bener-bener pengalaman yang luar biasa. saya bersyukur.

tapi tentu aja, maksud "putaran penuh" diatas berarti saya juga pernah mengalami masa-masa dibawah. masa-masa capek hati pikiran dan tubuh. masa-masa saya menarik nafas panjang dan bergumam "saya gak sanggup ya Allah...". bahkan sampai mempunyai pikiran kalau saya cuman nyia-nyiain waktu aja disini, ngerasa salah jalan dan salah mengambil keputusan. depresi mungkin. saya enggak tahu pasti.

tapi itu semua sudah berlalu, bianglala-bianglala kehidupan yang lain sedang menunggu untuk saya naiki. bianglala yang jauh lebih besar dan tinggi. bianglala yang akan mengombang ambingkan perasaan, terpaan angin dan rasa berdebar akan ketinggian. bianglala dimana seorang Arif Chasan mengukir cerita kehidupannya...

terpaan angin saat di puncak itu mengingatkanku akan semuanya...