Gaun putih panjang dan make up tipis menambah kecantikannya yang bahkan sudah sangat cantik meski tanpa make up sekalipun. lihat saja lampu...

Tak Pernah Sesepi Ini

/
22 Comments
Gaun putih panjang dan make up tipis menambah kecantikannya yang bahkan sudah sangat cantik meski tanpa make up sekalipun. lihat saja lampu temaram diatas kepala kita. ia pasti sedang cemburu dan berpikir betapa beruntungnya aku yang masih bisa memiliki kamu sampai saat ini. ya, aku memang beruntung.

“cantikku, kamu apa kabar? lima hari adalah waktu yang cukup panjang untuk berpisah dan menumbuhkan rindu. jangan pergi lagi ya…” ucapku memohon.

wanita cantik dihadapanku ini tertunduk lesu. diam dan tak bergeming. adalah tugasku untuk membuat percakapan ini terus berlangsung dan berusaha agar ia tak merasa bosan.

“taukah kamu? lima hari terakhir adalah lima hari terberat dalam hidupku. aku tak ingin mengalaminya lagi. aku tak ingin kehilangan kamu lagi! aku merasa bahwa aku sudah gila karena begitu lama terpisah denganmu.”

dia masih diam saja. masih tertunduk lesu.

aku menghampirinya. menggenggam tangannya. tak disangka, dorongan kecil dari tanganku membuatnya jatuh ke lantai. ia tetap terdiam. tangan dinginnya masih kugenggam. aku memeluknya sambil mencoba untuk membangunkannya.

“tunggu aku sayang, aku akan menyusulmu sesegera mungkin...” bisikku didekat telinganya.

waktu serasa terhenti. sama seperti detak jantungnya yang sudah terhenti sejak lima hari lalu.


#########################################

lagi mencoba peruntungan dalam membuat flash fiction. dimana saya selalu gagal dalam membuat cerpen, apalagi novel... :|

kritik dan sarannya yaaa... :D




You may also like

22 komentar:

  1. mengalir ceritanya,kurang tendangan sih harusnya diakhir2 ada sesuatu yang mengejutkan hehe.....

    **kbetulan saya penyuka FF,g suka cerpen,cerbung,aplge novel.pokonya paling suka FF.... :D
    salam kenal

    BalasHapus
  2. Suit suit...capa tuh... Kenalan dong aku ama hanna, rif? :-P

    BalasHapus
  3. asik loh, kak...

    tapi endingnya udah agak ketebak dikit sih...

    BalasHapus
  4. Wah yang ginian saya ga bisa ngasih masukan sob, udah bagus sih, cuma kurang panjang aja kayanya hehe..

    BalasHapus
  5. kalo memang benar mencintainya ya jangan dilepas lagi sob, segera dan segera

    BalasHapus
  6. saya malah belum pernah bikin flash fiction mas, susah kayaknya saat harus berimajinasi...hehe

    BalasHapus
  7. good story sobat...meskipun endingnya membuat orang tebak-tebakan...namun akhirnya kejutan yang didapat..ternyata dia sudah.....lima hari yang lalu..... :-)

    BalasHapus
  8. Waaaa sukaaa dengan gaya ceritanyaaa...tapi kecewa karena kurang panjang hihii*nawar

    BalasHapus
  9. ya namanya juga flash fiction mas, jadi gak usah panjang-panjang segini aja cukup hahaha

    BalasHapus
  10. jalan ceritanya bagus mas, sayang terlalu singkat, maklum flash fiction ya

    BalasHapus
  11. bagus lho rif... :3

    ayo diolah lagi. masalah dalam FF ini cuma klise aja jd endingnya kurang ngagetin... :D

    BalasHapus
  12. .. kira^ ini cerpen yg keberapa ya?!? kok katanya selalu gagal?!? he..86x ..

    BalasHapus
  13. ditunggu ff yang lainnya rif, yang ini bagus kok :D

    BalasHapus
  14. kalau alur'a lebih satir, mungkin lebih nendang mas,
    baru lihat ada programmer, buat ff, heehehe

    BalasHapus
  15. Bagus kok menurutku...
    Sama sepertiku nih, dulu2 selalu gagal buat fiksi dan baru berani mencoba lagi lewat FF...
    Selamat ya utk keberhasilannya menaklukkan fiksi.

    BalasHapus
  16. Ditunggu karya FF lainnya...
    Utk cerita di atas sudah bagus menurutku yg juga masih pemula ini hehehe

    BalasHapus
  17. wah ternyata ceweknya sudah meninggal to Kang. Kok sampai 5 hari nggak dikubur ? ini yang mungkin membuat sedikit janggal
    tapi idenya jempol tuh, alurnya juga manteb

    BalasHapus
  18. ceritanya sangat sedih sekali sobat

    BalasHapus
  19. wah agan suka jalan2 nih ternyata , ikut dong sekali2 , hahaha . happy blogging :))

    BalasHapus