Flash Fiction oleh Arif Chasan "kamu tau gak, mitos yunani mengatakan kalau dulu itu manusia memiliki empat kaki, empat tangan dan s...

Untuk sebuah perhatian

/
12 Comments

Flash Fiction oleh Arif Chasan

"kamu tau gak, mitos yunani mengatakan kalau dulu itu manusia memiliki empat kaki, empat tangan dan satu kepala dengan dua wajah. tapi zeus takut membayangkan kekuatannya yang akan terlampau besar dan melebihi kekuatan para dewa. jadilah zeus mengutuk manusia dan membaginya menjadi dua bagian. memberi manusia rasa kesepian dan mau tak mau diharuskan untuk mencari setengah bagian dirinya yang dipisahkan."

"apaan sih?"

dia mengalihkan wajahnya padaku dengan meyipitkan matanya -seolah- mengantuk. menatapku tanpa ada sedikitpun rasa ketertarikan pada apa yang sudah aku ceritakan barusan. datar. yang ada di pikirannya sekarang hanyalah buku tebal bersampul biru muda yang sedang di pegangnya.

"baca apaan sih?" aku masih belum menyerah untuk menarik perhatiannya.

"buku yang judulnya `bukan urusan kamu`"

"yee... judes amat sih buu"

dia kembali diam.

"udah makan? dari tadi aku lihat kamu baca buku terus. gak lapar apa? makan aja yuk! rumah makan di seberang jalan katanya punya menu sate yang enak banget. aku pengen nyoba. kamu suka sate? aku traktir deh. tapi kalau enggak suka sate, di pinggirnya ada tukang baso yang kata anak-anak pernah masuk tivi acaranya pak bondan. maknyos katanya. aku jadi pengen ngerasain juga. gimana? kamu suka baso kan? aku pernah liat kamu makan baso tem..." aku baru sadar kalau dia sudah pindah bangku. dan menjauh tentunya.

aku kembali mendekat dan duduk di kursi sebelahnya. "kamu kenapa sih?"

dia tetap diam.

"masuk angin ya?"

masih diam

"jadi beneran lapar?"

"BERISIIIK!!"

suasana perpustakaan mendadak hening. orang-orang sekitar menatapnya dengan tatapan heran. sedangkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi. tangannyapun terlalu lemas untuk memegang buku bersampul biru muda itu sehingga ia jatuhkan. sedangkan aku? aku masih berdiri di tempat yang sama tepat di hadapan mereka semua. hanya saja mata mereka terlalu kasar untuk melihat wujud sehalus aku.




You may also like

12 komentar:

  1. kasian ceweknya diajak makan sate sama hantu..
    eh mungkin bisa pesen 100 tusuk tuh, kaya suzanna..
    ujungnya nggak ketebak, good!
    :D

    BalasHapus
  2. perhatian yang benar-benar membuat jantung berdetak kencang nih Kang

    BalasHapus
  3. wujudnya terlalu halus tuk buat perhatian...hmmm menarik :)

    BalasHapus
  4. Whaowwww... twist di endingnya keren Arif :D

    BalasHapus
  5. ohhhsssrammmmmmm......endingnya benar2 mengejutkan...luarbiasa :-)

    BalasHapus
  6. hahaha setan yg aneh, uda mati masih doyan makan. sini sini aku ketekin. hihihi

    bagus tapi penyampaian flash fictionmu XD

    BalasHapus
  7. Keren..

    Kamu ada bakat juga nulis cerita horror.... Salut...

    Nilai: 8

    BalasHapus
  8. sudah ada announcement available on the bookstore dari penerbitnya arif. yg udah dicek, gramedia bintaro ada. jauh gak sih dari tmpt tinggalmu?

    BalasHapus
  9. hemmm hemmmmm cetannya mestinya ngajak mamam dupa kakaggg :D

    BalasHapus
  10. aku suka paragraf pertamanya, huehuehue, setan gombal.

    BalasHapus