Jumat, 11 Juli 2014

mungkin sudah bukan manusia lagi

geram deh. satu bulan terakhir saya jadi tahu sifat asli orang-orang (bahkan yang dekat) gara-gara pilpres ini.

entah mungkin gimana, kok orang-orang jadi gampang banget ya ngomong kasar, menghina dan mencaci. duh ya Allah.. dulu perasaan susah banget deh nyari cacian. kalaupun ada tulisan cacian dan hinaan, itu terkumpulnya di website-website debat kusir yang memang peruntukkannya menghina dan SARA. dan kita gak akan menemukannya kalau ngga mencarinya.

yang bikin lebih sedihnya lagi, semua hinaan dan cacian itu mengakar dan seolah-olah orang yang berseberangan dengannya itu bukan manusia. contohnya:

[tentang gaza]
A: innalillahi, kejam banget israel itu
B: si juki ngapain nih kalo soal beginian?
A: paling bilang ra popo

dear teman-teman yang baik, saya yakin, baik pak prabuwi maupun pak juki, kalau melihat ada manusia lain yang sedang dibantai, berdarah dan keadaannya seperti saudara kita di jalur gaza sana, saya yakin setidaknya mereka pasti berdo'a. meskipun di dalam hati.

menurut saya, menjadi calon presiden sepertinya tidak akan membuat hati seseorang menjadi dingin (dalam artian kejam/tidak punya perasaan). kok justru malah yang menjadi pendukungnya yang hatinya jadi dingin?


Senin, 16 Juni 2014

[REVIEW] Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990



"kepala sekolah tampar dia, kubakar sekolah ini!" - Dilan

tak biasanya saya mereview sebuah buku (baru pertama kali malah!). tapi buku yang saya baca ini bener-bener bikin mood saya naik untuk menulis reviewnya.

buku yang berjudul "Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990" adalah cerita tentang Milea dan Dilan. dengan latar Bandung tahun 90an (saya aja belum lahir) yang diselingi bahasa-bahasa sunda anak sekolah banget (si jurig teh bisaan euy!).

dengan sudut pandang perempuan, Milea atau biasa dipanggil Lia, menceritakan bagaimana seorang Dilan berusaha meluluhkan hatinya. bukan dengan cara gombal yang klise, melainkan dengan membuat Milea merasa sangat spesial sebagai perempuan.

jika kamu perempuan sedang mencari laki-laki sederhana yang siap melindungi kamu apapun resikonya, romantis dan penuh kejutan, adalah Dilan orangnya. sayang dia hanya seorang tokoh fiksi di dalam novel.

selain itu, tata bahasa novel ini ngawur! hahaha -tapi justru itu yang menjadi daya tariknya, mungkin novel-novel remaja sekarang terlalu banyak disuguhi tulisan yang mendayu-dayu dan cengeng; terlalu puitis dan menonjolkan keterangan tempat, waktu, keadaan dll. tapi di novel ini tidak, alurnya asik dan kalimat keterangannya minim. kalau gak salah latarnya cuma di sekolah, rumah, warung bi eem dan warung entah dimana daerah monas jakarta.  cepat sekali membacanya (saya menyelesaikannya dari jam 2 siang sampai jam setengah 5 sore).

kekurangannya mungkin -menurut saya- konfliknya kurang euy.. si Dilan asa gak ada tantangannya banget buat dapetin si Lia. atau mungkin karena emang udah jago banget ya... hehehe

yasudahlah, overall novel setebal 300an halaman ini worth it banget kok!
4/5


Senin, 19 Mei 2014

The center of the universe

Mungkin seorang filmaker atau sutradara atau produser film sekalipun pernah merasakan risih ketika sedang menonton film hasil garapan orang lain. karena ia mau tidak mau merasakan dan tahu akan kesalahan-kesalahan yg ada dalam film tersebut. baik itu pengambilan gambar, skenario, dialog dll. mungkin beberapa kali terbesit kalimat "harusnya gini.. mestinya gitu" di dalam kepalanya.

Seorang penulis profesional juga sepertinya sama saja, ia bisa merasakan baik secara sadar atau tidak kekurangan dari hasil karya tulisan orang lain. karena ia mengerti dan pernah mengalami proses panjang menulis. ia paham betul semua teorinya.

Arsitek, politikus, pelukis, penyanyi dll. semua yg ada pada tahap professional, saya rasa pasti mengerti akan hal itu.

Yang saya heran adalah, banyak bermunculan orang yang entah ahlinya apa, tapi PD sekali merasa profesional di segala bidang. banyak meneriakkan opininya disana-sini. bahkan merasa ia dan apa yang dibicarakannya adalah yang paling akurat dan paling penting. melupakan, mungkin seorang pro/ahli yang sebenarnya sedang menertawakan setiap kata yang keluar dari mulutnya.


Peter Jackson di set the hobbit



 

Statistics



Check PageRank

Profile

Foto Saya
Blogging is not only about posting. it is about your heart who took part in every post that you type -Arif Chasan.

Google Friend Connect

© Copyright 2010 - 2012. garishorizon.blogspot.com . All rights reserved | garishorizon.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com
Template by o-om.com - zoomtemplate.com | dan diutak-atik seperlunya oleh Arif Chasan