Bukan mustahil seseorang yang kita temui sepanjang hari ini adalah seorang psycho , relawan kemanusiaan, atau mungkin seorang pahlawan pe...

Sebelum berucap

/
48 Comments
Bukan mustahil

seseorang yang kita temui sepanjang hari ini adalah seorang psycho, relawan kemanusiaan, atau mungkin seorang pahlawan perang.

ya, bisa jadi yang tadi menepuk pundak kita adalah seorang mata-mata internasional dan tetangga kita yang tersenyum pada kita setiap pagi tidak lain tidak bukan adalah seorang buronan polisi yang masih berkeliaran bebas. mungkin.

***

oke, sepertinya saya terlalu banyak nonton film barat. tapi bagaimana kalau saya mengulang lagi kalimat tadi dengan sedikit perubahan

"seseorang yang kita temui sepanjang hari ini adalah seorang yatim piatu. bisa jadi yang tadi menepuk pundak kita adalah seorang korban pemerkosaan di masa lalu dan tetangga kita yang tersenyum pada kita setiap pagi tidak lain tidak bukan adalah seorang peraih medali emas level dunia yang tak pernah diblow up media lokal"

Karena pada dasarnya

kita tak pernah tau apa-apa tentang masa lalu, sifat atau diri orang lain. bayangkan saja, untuk mengetahui atau memahami diri sendiri saja membutuhkan kedewasaan dan (tentu) sangat sulit. bagaimana mungkin kita bisa dengan pede-nya dan lantang mengatakan kalau kita tau dan paham sifat orang lain. 

Oke, kita bisa melihatnya dengan kasat mata

kalau si Jupri itu arogan, atau si Badrul sombong, dan kita juga bisa tahu kalau si Juminten taat beragama.
tapi ya hanya itu, indra kita sampai kapanpun tak akan pernah bisa menembus atau melihat isi hati seseorang.

karena dalam setiap diri manusia ada banyak dimensi dimana tak mungkin orang lain bisa melihat atau memahaminya. hati, masa lalu, dan kenangan adalah contoh kecilnya.

dan saya meyakini, hanya Pemilik hati-lah yang paling mengerti isi hati seseorang dan Dia pula-lah yang maha membolak-balikkan hati. :)

maka dari itu, mengklaim kalau kita mengerti atau paham atau tahu apapun tentang seseorang hanya karena beberapa kali bertemu, sepertinya bisa dikategorikan sebagai kejahatan. :p

Doodlingan hari ini :


Model : Mbak Ninda



You may also like

48 komentar:

  1. MEnarik sekali. Kata orang dalam laut dapat diduga, Hati orang siapa yang tahu. Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu isi hati para hambaNYA. Salam kami di Pontianak

    BalasHapus
  2. waa dah diposting :)

    yapp.. yang tau diri seseorang itu secara detail hanya Allah, semoga kita nggak termasuk org yang sembarangan menilai

    BalasHapus
  3. prejudice..

    sifat manusia(wi?) yang susah dihilangkan. sangat tidak adil yah, menghakimi-menilai orang hanya dari luarnya saja, tanpa tahu fakta atau mengenal lebih dekat...

    BalasHapus
  4. Iya hehe, gak boleh ngejudge orang sembarangan :D

    BalasHapus
  5. idih arif makin dewasaaa #colekdagu

    ntar tak beliin es tung aja ya hahaha

    BalasHapus
  6. kita memang tidak pernah tahu masalalu seseorang :), makanya di deketin yuk haha,.. minal aidin wal faidzin ya,.. ;)

    BalasHapus
  7. suka dan setuju dgn kalimat ini "hanya Pemilik hati-lah yang paling mengerti isi hati seseorang dan Dia pula-lah yang maha membolak-balikkan hati. :)"

    dalamnya laut bisa ditebak, dalamnya hati siapa yg tahu ...
    selamat pagi arif, sibuk apa hari ini ?

    BalasHapus
  8. Betul juga dengan apa yang kamu tulis. Aku pribadi jarang memeikirkan asal muasal dari orang yang mungkin tanpa sengaja kita ajak obral. Apakah dulunya dia seorang miliuner atau apalah. Aku hanya terpokus dengan keadaan dia yang sekarang saja. Padahal mungkin saja ya ada sisi2 menarik dari orang tsb yang kita tidak ketahui sebelumnya

    BalasHapus
  9. yup, yang jelas, membicarakan orang lain saja kadang menggiring kepada pembicaraan tanpa dasar, apa lagi sampai membicarakan masa lalu, setiap orang yang tidak banyak orang lain mengetahui secara pasti.

    BalasHapus
  10. Menentramkan hati membacanya... karena memang akan sulit bagi kita utk mengetahui "latar belakang" dari semua orang.
    Lebih mudah utk positive thinking.. sehingga membuat kita ringan dalam bersosialisasi dg orang lain.

    BTW, mbak Ninda sejak kapan jadi model? :p

    BalasHapus
  11. ya intinya jgn langsung menghakimi ya. meskipun dah ketemu beberapa kali.

    BalasHapus
  12. tapi bagaimana dengan orang yang.. uhm.. punya sedikit magic -baca:ilmukebatinan- ? membaca fikiran orang lain ? *eh itu magic ya* :hehe

    pernah tau ngga ?

    BalasHapus
  13. sebenarnya sih memahami orang lain itu bisa lho dengan syarat kita dulu yang membuka diri untuk orang lain

    BalasHapus
  14. intinya sih, "don't look the book just on the cover"
    hehe..
    tul gak ya

    BalasHapus
  15. tak kenal maka tak sayang, tapi dalemnya hati siapa yg tau :)

    BalasHapus
  16. Manteffffff..pokoknya saya pribadi setuju banget dahhh..hahahayyyy

    BalasHapus
  17. Yups, hanya pemilik hatilah yang paling mengerti :)

    Hmmm, kalau mau lihat motif batik Palembang silakan di http://yundahamasah.blogspot.com/2012/03/geliat-batik-palembang.html

    BalasHapus
  18. setuju... karena yang paling mengerti hati kita memang sang pemilik hati

    BalasHapus
  19. sangat inspiratif seperti blog saya di
    http://stiker-kaca.blogspot.com

    BalasHapus
  20. maka dengan itu perlu sentiasa bersangka baik,kan~ =)
    & usah sedih jika tiada siapa yg mahu faham kita ini bagaimana..yg penting kita tau siapa kita~ =)

    Iya, dari Malaysia..mekasih atas kunjungan balas kamu ya..salam kenal~ ^^

    oh,boleh saya tau apa itu maksud "adem" ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah susah dicari gimana... sok ngilang kamu mah... :)

      Hapus
  21. Kejahatan...? Whowww...

    Kalau saya sejak dulu punya pemikiran,
    "Satu-satunya orang yang paling sok tau di dunia ini adalah orang yang merasa sudah mengenal dirinya sendiri"
    Ini murni pemikiran saya, tak bisa dijadikan landasan, karena sungguh benar ketidakobjektivannya *halah...

    Dan sekarang, mengenal diri sendiri saja sulit, apalagi mengenal orang lain? :D

    BalasHapus
  22. Don't judge too quickly.
    Mungkin itu yang harus benar-benar di terapkan dalam hati.. :D

    BalasHapus
  23. yah mungkin seperti pepatah semut diseberang lautan kelihatan tapi gajah dipelupuk mata tidak tampak ya sob, naice artikel

    BalasHapus
  24. intinya..tetaplah berprasangka baik kepada orang lain ya :)

    BalasHapus
  25. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    Bersabarlah dalam bertindak agar membuahkan hasil yang manis.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus
  26. itulah kenapa ada yang namanya prasangka... kebanyakan juga orang berusaha kasih citra positif dulu ke orang .. :P

    BalasHapus
  27. Setiap org punya variabel dan hal0hal yg completely berbeda, cara pandang kita..cara kita menilainya tdk akan bisa akurat tanpa kita tahu keseharainnya. Bahkan andai kita sdh sangat menegnal, toh tetap kita tak prnh bnr2 mengenalnya dengan exactly tepat

    BalasHapus
  28. Wah dah lama gak berkunjung ke blog sahabat Arif. Gimana sob khabarnya ?

    Setuju sih memang yang mengerti dalamnya hati seseorang hanya sang pemilik hati dan Sang Pencipta Hati :)

    BalasHapus
  29. kalau kita selalu melihat sesuatu dengan kata kuda,jadi semua hal negatif

    BalasHapus
  30. Orang kadang juga sok tahu nebak-nebak isi hati seseorang. Padahal ya benar, masalah hati sendiri cuma diri kita sendiri dan Sang Pencipta yang tahu dengan tepat, maksud saya benar-benar tepat. :)

    BalasHapus
  31. jangan liat orang dari luarnya saja. :D

    BalasHapus
  32. dalam laut dapat diduga dalam hati siapa yang tahu ya sob, tapi kadang kita perlu juga untuk dengar penilaian orang lain terhadap diri kita

    BalasHapus
  33. ga ada postingan baru nih nak... :)

    BalasHapus
  34. wah sampe kepikiran ya. benar juga, kita kadang menjugde orang karena apa yang kita lihat, belum tentu dasar kedalaman pikiran, perilaku dan hati seseorang itu bagaimana. pada intinya sih jangan semena-mena menilai dan mendikte orang, karena kita belum tentu bisa melihat bagaimana diri sendiri sebenarnya :)
    nice post ;)

    BalasHapus
  35. tapi berspekulasi juga menyenangkan loh rif hahahahhahahaaa XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, saia juga suka ntu mengamati dan membuat kesimpulan sendiri...,, hihihi....,,

      Hapus
  36. tapi kalo udah kenal boleh ngga menghina mereka....?? it's all for fun only sich sebenarnya, hehehee...,,

    well, salam kenal mas, siapa namanya..?? oh iya, mas arif..,;D

    BalasHapus
  37. no one know about ourself, except ourself.. :)

    BalasHapus
  38. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus